Parameter Beban
Gaya Radial (Fr)
Tegak lurus poros, menyebabkan lentur vertikal
Gaya Tangensial (Ft)
Menyinggung roda gigi, menyebabkan lentur horizontal
Gaya Aksial (Fa)
Sepanjang poros, menyebabkan tegangan normal
mm
200 mm
2000 mm
mm
100 mm
1100 mm
N
0 N
5000 N
N
0 N
4000 N
N
0 N
3000 N
Diameter Poros
40 mm
Material
Baja S45C
Faktor Keamanan
2.5
Tip: Gunakan slider atau input langsung untuk mengubah parameter. Diagram akan diperbarui secara otomatis.
Hasil Analisis
Reaksi Tumpuan A (RA)
0 N
Reaksi Tumpuan B (RB)
0 N
Momen Lentur Maks
0 Nmm
Tegangan Lentur Maks
0 MPa
Momen Resultan Maks
0 Nmm
Tegangan Aksial (σₐ)
0 MPa
Visualisasi Diagram
Poros dan Tumpuan
Gaya Radial (Fr) & Diagram
Gaya Tangensial (Ft) & Diagram
Gaya Aksial (Fa) & Diagram
Resultan/Gabungan
Momen Lentur Maksimum
Konsep dan Rumus
Reaksi Tumpuan (Bidang Vertikal - Akibat Fr):
ΣFy = 0 → RA + RB = FrΣM_A = 0 → RB × L = Fr × a
∴ RB = Fr × a / L, RA = Fr - RB
Reaksi Tumpuan (Bidang Horizontal - Akibat Ft):
ΣFz = 0 → RA' + RB' = FtΣM_A = 0 → RB' × L = Ft × a
∴ RB' = Ft × a / L, RA' = Ft - RB'
Momen Lentur Resultan:
M_resultan = √(M_vertikal² + M_horizontal²)di titik x: M_v(x) = RA·x (0≤x≤a), M_v(x) = RB·(L-x) (a≤x≤L)
M_h(x) = RA'·x (0≤x≤a), M_h(x) = RB'·(L-x) (a≤x≤L)
Poin Penting dalam Analisis:
- Gaya radial (Fr) menyebabkan lentur pada bidang vertikal
- Gaya tangensial (Ft) menyebabkan lentur pada bidang horizontal
- Gaya aksial (Fa) menyebabkan tegangan normal seragam (tarik/tekan)
- Momen lentur maksimum terjadi di titik beban (roda gigi)
- Untuk perancangan poros, momen resultan yang digunakan